Membangkitkan Gairah Kerja Print E-mail
Written by Administrator   
Wednesday, 15 June 2005 17:05
Membangkitkan Gairah Kerja
Apakah hidup Anda bergairah? Puas dengan pilihan yang Anda ambil

dalam kehidupan dan karier Anda?

 

Banyak orang beranggapan, gairah dan bekerja tidak dapat dicampur.

Mereka bahkan berpikir, bekerja untuk hidup dan cari makan. Bukan

untuk memberi makan jiwa kita.

Jelas, pendapat tersebut keliru.

 

Pada kenyataannya, gairah dan kehidupan adalah hal pokok yang harus

diprioritaskan. Dengan gairah, bakat Anda termotivasi. Gairah adalah

suatu karunia dan yang terpenting gairah membuat Anda menjadi "siapa

diri Anda". Gairah Anda adalah kekuatan dan enerji Anda. Gairah

merupakan bagian dari diri Anda yang memotivasi untuk melakukan apa

yang ingin Anda lakukan.

 

Yang jadi masalah, banyak orang mengabaikan gairah mereka pada saat

harus memilih dalam karier. Stres karena deadline dan bermacam-macam

keadaan di kantor yang menimbulkan kekesalan, membuat kita mulai

mengabaikan gairah. Tetapi, gairah murni tetap ada dalam diri Anda

dan kadang memang harus digali dan diihidupkan lagi.

 

Caranya?

 

Simak saja saran-saran berikut.

 

1. Cermin Masa Lalu

 

Salah satu cara yang paling bagus untuk mengidentifikasi gairah nyata

Anda adalah dengan memikirkan hidup Anda, Terutama mengingat masa

kanak-kanak dan mengidentifikasi hal-hal yang Anda sukai. Apa yang

membuat Anda sangat gembira? Apa yang dapat Anda peroleh dengan

mudah?

 

Coba, deh, ingat-ingat hal-hal yang Anda sukai waktu masa sekolah

atau permainan favorit saat kecil. Jika gemar main boneka, mungkin

Anda menyimpan bakat terpendam yang menunggu saat yang tepat untuk

ditampilkan. Begitu Anda dapat mengidentifikasi kegemaran Anda, maka

Anda pun tahu bagaimana memanfaatkannya. Sebagai contoh, orang yang

senang tampil dapat menemukan peluangnya dengan bekerja sebagai

presenter, pembicara. Ingat, gairah kita terpampang di depan kita!

 

2. Identifikasi Impian

 

Jika ingin menggali gairah, Anda perlu mengidentifikasi "mimpi" Anda.

Buatlah daftar hal-hal yang sangat ingin dilakukan, hal-hal yang

kalau Anda lakukan tidak akan merugikan bagi Anda. Jelas, Anda harus

berani menghadapi tantangan-tantangan. Mungkin Anda bermimpi menjadi

penari terkenal. Dengan demikian, Anda akan termotivasi mengikuti

kursus menari.

 

Jangan lupakan catatan daftar mimpi Anda dan jangan pernah

berpikir "tidak mungkin" karena dengan mempunyai mimpi, Anda akan

termotivasi untuk mewujudkan cita-cita Anda.

 

3. Cari Peluang

 

Coba ambil katalog kursus, lihat kursus apa yang ditawarkan dan beri

tanda pada bagian yang menarik buat Anda. Beri kesempatan pada diri

sendiri untuk mengikuti kursus yang Anda minati. Bila tertarik pada

seni, ikuti kursus mengenai seni. Bila ingin jadi fotografer, ikuti

kursus mengenai fotografi. Lakukanlah sesuatu sesuai dengan minat

Anda. Apakah itu menari, menyanyi, atau menulis. Anda harus berani

melakukan dan mencoba sesuatu yang baru.

 

4. Bangun Dunia & Gaya Hidup

 

Setiap orang harus berani melakukan hal-hal yang memotivasi dirinya

dan yang memberi ilham. Setiap manusia punya pembawaan sejak lahir,

demikian juga halnya dengan gairah. Gairah merupakan suatu benih dari

dalam diri kita. Jika gairah ini tidak digali, maka bakat yang ada

dalam diri kita tidak akan pernah tumbuh. Tetapi jika gairah digali

dan dikembangkan di lingkungan yang sesuai, Anda akan sukses dan

menjadi orang seperti yang Anda idam-idamkan.

 
Memang, perlu waktu untuk menggali gairah dan mengembangkannya. Yang

diperlukan adalah kemauan untuk mengembangkannya. " Hidup ini

bukanlah suatu latihan." Diri Anda sendirilah yang dapat membuat

hidup Anda bahagia atau tidak.  (Nova)

 

 
Sumber: KCM - 11 Juni 2005

Last Updated ( Wednesday, 15 June 2005 17:06 )